KOMPAS.com – Twitter menghapus salah satu twit mantan perdana menteri Malaysia Mahathir Mohamad pada Kamis (29/10/2020) karena dianggap "mengglorifikasi kekerasan". Twit tersebut diunggah Mahathir setelah tak lama setelah seorang pria yang bersenjatakan pisau membunuh tiga orang di sebuah gereja di kota Nice, Perancis. Dalam salah satu unggahannya tersebut, Mahathir dianggap "mengglorifikasi kekerasan" oleh Twitter. Baca juga: Sebut Macron Primitif, Mahathir Dukung Boikot Produk-produk PerancisUnggahan itulah yang dihapus Twitter sebagaimana dilansir dari Al Arabiya, Jumat (30/10/2020). — Dr Mahathir Mohamad (@chedetofficial) October 29, 2020Merujuk pada pembunuhan Paty, yang menunjukkan kartun Nabi Muhammad kepada muridnya, Mahathir mengatakan dia tidak menyetujui serangan itu.
Source: Kompas October 30, 2020 04:15 UTC