"Ketiga lintas pelayanan itu sekarang progres pembangunannya baru 12 persen," kata Direktur Utama Adhi Karya Budi Harto, di Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Jakarta, Jumat (10/2/2017). Belum signifikannya progres pembangunan tersebut secara tak langsung disebabkan karena tersendatnya dana dari pemerintah untuk pembangunan jalur dengan panjang total 43,3 kilometer tersebut. Sebelumnya diberitakan, pemerintah tidak sanggup membiayai keseluruhan pembangunan LRT Jabodebek bila menggunakan APBN karena dirasa terlalu besar. Namun, Budi masih belum mengetahui untuk berapa lama pembiayaan tersebut dan juga belum mengetahui bagaimana skema pembiayaan ke depannya. "Dana keluar sudah Rp 2 triliun lebih dikit yang berasal dana penyertaan modal negara (PMN) 2015 sebesar Rp 1,4 triliun dan dana pribadi (internal)," pungkas dia.
Source: Kompas February 10, 2017 12:00 UTC