TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro menjelaskan soal dana investasi di Kereta Cepat Jakarta-Bandung setelah dicecar anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade. Jumlah investasi KAI mencapai Rp 3 triliun atau 25 persen dari kebutuhan dana investasi kereta cepat. Sebelumnya dalam rapat ini, anggota DPR Andre Rosiade mempertanyakan Edi soal setoran Rp 3 triliun tersebut. Untuk itu, Andre meminta agar rapat berikutnya bersama Komisi VI DPR bisa melibatkan Menteri BUMN Erick Thohir. Terlebih, kata Andre, KAI tak hanya diminta menyetorkan uang, tapi juga masinis.
Source: Koran Tempo February 11, 2020 04:07 UTC