REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Preservasi Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Kandar mengatakan, dokumen-dokumen penting seringkali menjadi korban saat terjadi bencana. Kandar berujar, saat bencana terjadi, keluarga perlu melakukan upaya mengantisipasi kerusakan dokumen penting tersebut. Karena seringkali kerusakan bahkan kehilangan dokumen dialami oleh setiap keluarga yang tertimpa bencana. Kandar menyampaikan, upaya antisipasi kerusakan maupun kehilangan dokumen dapat dilalukan. "Kalau ada arsip yang rusak, kami siap melayani untuk membantu dan melatih dalam melindungi arsip," ujar Kandar.
Source: Republika December 07, 2019 12:45 UTC