Alvin mengatakan strategi memperbaiki citra tersebut merupakan upaya manajemen untuk menjaga kredibilitas Garuda Indonesia yang berstatus sebagai perusahaan terbuka. Selain memperbaiki citra, Alvin meminta Garuda Indonesia sebagai perusahaan publik mampu mengembangkan bisnis-bisnis yang potensial dan berjangka panjang. Di sisi lain, sebagai perusahaan maskapai yang saham mayoritasnya dimiliki pemerintah, Garuda mesti melaksanakan kebijakan mengelola aset dengan baik. Di antaranya Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha, Direktur Operasi, Direktur Human Capital, serta Direktur Teknik dan Layanan. Posisi direktur-direktur tersebut sebelumnya dijabat secara rangkap oleh Direktur Keuangan Fuad Rizal dan Direktur Niaga Garuda Pikri Ilham.
Source: Koran Tempo January 22, 2020 02:15 UTC