JawaPos.com – Penyidik Polres Jakarta Timur mulai memanggil pihak keluarga siswi SMPN 147 Ciracas yang tewas usai bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 4 bangunan sekolah. Materi yang ditanyakan oleh penyidik yakni terkait dugaan telah terjadi perundungan atau bullying kepada korban yang menyebabkan bunuh diri. Saat itu, kakak korban menemui Dinar dan menceritakan perundungan itu “Tapi bully seperti apa kan ayahnya enggak tahu,” ucap Defrizal. Sebelumnya, seorang siswi SMPN 147, Ciracas, Jakarta Timur berinisial SN tewas, setelah mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai 4 gedung sekolahnya. Cuma motifnya apa, ini sedang kita selidiki,” kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Ciracas, Iptu Mangiring Silaen, Sabtu (18/1).
Source: Jawa Pos January 22, 2020 02:05 UTC