Sebab, kelompok penyelidik barang bersejarah menyimpulkan bahwa 16 fragmen Naskah Laut Mati yang dimiliki museum tersebut palsu. Dari 75 artefak yang dijual saat itu, 16 artefak kini berada di tangan keluarga Green. Saat itu, lima dari 16 koleksi Naskah Laut Mati di sana terbukti palsu. Naskah asli dibuat dari perkamen, kulit binatang yang diolah sebagai kertas. – Kerajaan Jordania juga menyimpan banyak artefak dan telah merilis delapan volume buku yang berisi Naskah Laut Mati.
Source: Jawa Pos March 16, 2020 03:16 UTC