LAGOS, KOMPAS.com - Unit polisi Nigeria yang dituduh melakukan kebrutalan akan dibubarkan, menyusul terjadinya demo nasional menuntut diakhirinya kekerasan polisi di negara itu. Inspektur Jenderal Polisi Nigeria mengumumkan, Pasukan Anti-Perampokan Khusus yang dikenal sebagai SARS akan dibubarkan. Sebelum keputusan untuk membubarkan SARS diumumkan, satu orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka ketika polisi di Nigeria menembakkan peluru dan gas air mata kepada para remaja yang memprotes unit tersebut. Korban tewas bernama Jimoh Isiaka dan kematiannya dikonfirmasi Gubernur Negara Bagian Oyo, Seyi Makinde. I have received with deep sadness the news of the passing of one of our children, Jimoh Isiaka, who was shot during the ENDSARS protest in Ogbomoso.
Source: Kompas October 12, 2020 01:26 UTC