JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Djan Faridz merasa bersalah jika dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta putaran kedua tidak berupaya memenangkan pasangan calon nomor pemilihan 2, yakni Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Syaiful Hidayat. "Berdosa saya sebagai umat Islam, kalau saya tidak memperjuangkan, dan berdosa saya karena komitmen beliau pada umat Islam itu kongkrit," ujar Djan dalam konfrensi pers yang digelar di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP PPP) di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (13/3/2017). Baru kali ini ada paslon yang bersedia, mebuat kontrak politik dengan PPP yang akan memberikan tunjangan kepada mereka," lanjut Djan. (Baca: Djan Faridz Benarkan Lulung Telah Dipecat dari PPP)Oleh karena itu, kata Djan, pihaknya akan berupaya memberikan dukungan sepenuhnya kepada Ahok-Djarot untuk memenangkan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. Kompas Malam akan membahasnya dengan Wakil Sekjen DPP PKB Daniel Johan, Sekjen DPP PAN Eddy Soeparno, dan Wakil Sekjen DPP PPP Ahmad Baidowi.
Source: Kompas March 13, 2017 14:26 UTC