Pendeknya: DokumenTARI ingin meneropong kehidupan seniman (tari) sebagai manusia biasa dalam hidupnya yang rutin. Pendekatan ini diharapkan dapat menjembatani kesenjangan yang lebar sekali antara seniman tari dan publik umum. Bagi seniman tari, hal itu memungkinkan mereka menemukan posisi dirinya sebagai individu di dalam masyarakat, misalnya di lingkungan rumahnya sendiri. Pasca penayangan karya foto esai, DokumenTARI menyelenggarakan temu wicara pada 22 Desember 2020 dengan tajuk Ruang Aman Penari, Perlukah?. Mempertanyakan ruang aman penari selain ruang pentas sangat berarti bagi pegiat tari, DokumenTARI diharapkan dapat menjadi tempat untuk seniman tari dapat saling menguatkan.
Source: Jawa Pos January 03, 2021 08:26 UTC