TEMPO.CO, Baringo - Danau air tawar Baringo di Kenya selama ini menjadi rumah bagi burung-burung, ikan, kudanil, buaya serta memberi kehidupan bagi ribuan manusia. Situasinya kontras dengan Danau Bogoria di dekatnya yang sangat basa (alkalin), tak satupun dari burung hingga manusia yang bisa bertahan di sana. Tapi, sekarang, dengan curah hujan yang kerap ekstrem dan kerusakan lingkungan, kedua danau terancam meluap dan menyatu. "Kini tersisa sedikit saja jarak antara keduanya," kata Jackson Komen, penjaga kawasan konservasi Danau Baringo di Kenya Wildlife Service (KWS), dikutip dari Reuters, Jumat 4 September 2020. Para ahli konservasi mengatakan air danau bertambah tinggi karena kombinasi curah hujan ekstrem dan pendangkalan danau.
Source: Koran Tempo September 05, 2020 14:03 UTC