Sabtu, 29 Oktober 2016 | 14:41 WIBDuta Besar AS untuk PBB memperkenalkan Nadia Murad Basee di depan sejumlah anggota DK PBB di markas PBB di New York, 16 Desember 2015. REUTERSTEMPO.CO, Paris - Dua wanita Yazidi yang selamat dari penculikan, pemerkosaan, dan perbudakan di tangan militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) memenangi penghargaan hak asasi manusia bergengsi Parlemen Eropa, Sakharov Prize. Penghargaan tersebut dinamai Sakharov Prize untuk menghormati fisikawan nuklir dan aktivis hak asasi manusia Andrei Sakharov. Murad, 23 tahun, wanita muda berperawakan lembut, diculik ISIS dari rumahnya di Desa Kocho di Sinjar, Irak, pada Agustus 2014. Ribuan kaum Yazidi telah tewas dibunuh ISIS dan ribuan lainnya ditawan atau dijual untuk menjadi budak seksual.
Source: Koran Tempo October 29, 2016 07:39 UTC