JawaPos.com – Mahasiswa lulusan teknik masih kesulitan mengabdikan diri dalam pembangunan Indonesia. Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Provinsi Jawa Barat, Agung Suryamal menjelaskan, jumlah tenaga engineering atau insinyur di Indonesia sangat banyak. Dia mengaku tenaga ahli yang siap pakai masih terbilang minim. “Selama ini banyak tenaga engineering yang belum siap pakai, jadi butuh waktu untuk tes lagi kemampuan dia dalam menangani sebuah proyek,” tuturnya. “Karena saat itu tenaga siap pakainya sudah habis jadi yang sisa-sisa aja.
Source: Jawa Pos April 30, 2017 03:00 UTC