TEMPO.CO, Jakarta - PT CIMB Niaga Auto Finance (CIMB Niaga Finance) menyiapkan langkah untuk mengantisipasi peningkatan risiko kredit macet akibat dampak penyebaran virus corona Covid-19 kepada para nasabah. Presiden Direktur CIMB Niaga Auto Finance Ristiawan Suherman menjelaskan pihaknya tidak menghentikan pembiayaan mobil baru, tetapi meningkatkan kehati-hatian sebagai upaya antisipasi dan mitigasi risiko. Sementara itu, terkait program kelonggaran kredit yang ditetapkan pemerintah bersama OJK, sampai saat ini CIMB Niaga Auto Finance sudah menerima sejumlah permintaan dari nasabah di seluruh Indonesia. Selasa lalu, Presiden Jokowi menyatakan kebijakan relaksasi kredit kepada UMKM. “Karena itu tukang ojek, kepada supir taksi yang sedang kredit kendaraan bermotor, kredit mobil, nelayan yang sedang kredit perahu tidak perlu khawatir.
Source: Koran Tempo March 28, 2020 11:37 UTC