REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal menyebutkan, belanja pemerintah akan menjadi penopang ekonomi domestik pada tahun ini. Sebab, faktor Produk Domestik Bruto (PDB) lainnya mengalami tekanan dari perlambatan ekonomi sebagai dampak dari pandemi virus corona (Covid-19). Dengan berbagai kondisi tersebut, satu-satunya faktor yang berpotensi menopang ekonomi domestik tahun ini adalah belanja pemerintah. Meskipun demikian, Faisal menyebutkan, kepanikan investor di pasar modal memicu peningkatan net selling asing, sehingga membuat rupiah terdepresiasi hingga 16 persen (year to date/ ytd) pada Jumat (27/3). "Rupiah bahkan menjadi mata uang yang terdepresiasi paling dalam di antara mata uang negara-negara ASEAN," kata Faisal.
Source: Republika March 29, 2020 06:56 UTC