JawaPos.com - Sikap Presiden VI Susilo Bambang Yudhoyono yang mengkritisi kinerja intelijen negara terkait demonstrasi 4 November dianggap berlebihan. Khususnya, soal imbauan agar intelijen negara tidak mencurigai atau menuduh adanya pihak yang menggerakkan aksi demonstrasi besar-besaran besok. "Jangan hanya berdasarkan media sosial, media elektronik terus merasa ikut bertanggung jawab, terlalu berlebihan," ujarnya kepada JawaPos.com, Kamis (3/11). Katanya, timbulnya aksi tersebut murni bukan ada yang menggerakkan. Kenapa mesti SBY merasa tersinggung.
Source: Jawa Pos November 03, 2016 05:22 UTC