Hal itu disampaikan mantan relawan Teman Ahok, Paulus Romindo ketika menggelar konferensi pers di Kafe Dua Nyonya, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (22/6). Pengakuan Paulus ini berbanding terbalik dengan yang selama ini diserukan Teman Ahok bahwa mereka mengumpulkan KTP secara sukarela. Hal inilah yang membuat Paulus geram dan menganggap Teman Ahok seperti sebuah perusahaan dan mereka sebagai karyawannya. JawaPos.com - Relawan Teman Ahok ternyata selama ini digaji. Setelah dihitung, total pendapatan mereka yang mengumpulkan KTP ini sebesar Rp 2,5 juta per bulan.
Source: Jawa Pos June 22, 2016 06:33 UTC