Eksklusif kisah pelatih bulu tangkis tunggal putra Guatemala, Muamar Qadafi (Bagian 2), dalam wawancara bersama Jurnalis Kompas.com, Mochamad Sadheli dan Farahdilla Puspa. KOMPAS.com - Muamar Qadafi menceritakan kisahnya 16 tahun merantau di Benua Amerika, membawa nama besar Indonesia. Tahun 2006, Pertemuan dengan Kevin CordonPada tahun 2006, nama saya mulai dikenal karena ada pertandingan Pan American (PanAm) Junior Tournament di Campinas, Brasil. Baca juga: Wawancara Eksklusif Muamar Qadafi Bagian 1, Awal Kisah PerjalananBiasanya, di Benua Amerika dikuasai oleh Kanada dan USA. Daftarkan emailKemudian, dari situ saya diminta Federasi PanAm menjadi headcoach di PanAm Junior training camp selama 10 hari setelah selesai Kejuaraan PanAm Junior.
Source: Kompas August 08, 2021 11:20 UTC