Asosiasi melaporkan adanya larangan ekspor etanol oleh Kementerian Perdagangan sampai 30 Juni 2020, di saat belum adanya kejelasan penyerapan di dalam negeri. Walhasil, pada 18 Maret 2020, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto resmi melarang ekspor masker hingga hand sanitizer. Saat ini, kata Hendra, total produksi etanol secara nasional mencapai 180 sampai 185 juta liter per tahun. Namun, mereka mengharapkan kejelasan dari pemerintah, berapa banyak kebutuhan dalam negeri dan berapa banyak produksi etanol yang bisa diserap. Selain itu, asosiasi juga berharap pemerintah tidak memberikan kemudahan atau relaksasi impor produk etil alkohol di tengah larangan ekspor ini.
Source: Koran Tempo March 27, 2020 21:00 UTC