REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Daya beli masyarakat Kota Bandung hingga saat ini dinilai harus digenjot. Karena, gap antara masyarakat yang kaya dan miskin di Kota Bandung masih tinggi. Menurut Wali Kota Bandung, M Ridwan Kamil, gap ekonomi di Kota Bandung terjadi karena masyarakat ekonomi atas lebih cepat mengambil kesempatan dari pada ekonomi bawah. Emil berharap, dengan aturan inj maka dana APBD Kota Bandung bisa dirasakan oleh masyarakat yang ada perkampungan miskin. Emil yakin, lama-lama post kapitalism ini bisa melawan ekonomi yang tersentralistik.
Source: Republika May 17, 2017 00:00 UTC