REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Agama Lukman Hakim Hakim Saifuddin mengungkapkan empat materi khutbah yang dinilai menimbulkan keresahan. Ketiga memanfaatkan khutbah Jumat sebagai ajang kampanye, dan terakhir menyalah-nyalahkan ideologi negara. Untuk itu, jamaah shalat Jumat yang hadir, juga bukan hanya dari kelompok NU, Muhammadiyah atau lainnya. Tapi ada sebagian khatib yang mengisi khutbah Jumatnya dengan membela-bela dan menjelek-jelekaan calon tertentu. (Baca Juga: DMI Inginkan Materi Khutbah Jumat Teduh)Sedangkan yang terakhir, Menag mendapat keluhan adanya khatib yang menjelek-jelekaan ideologi negara.
Source: Republika February 10, 2017 08:09 UTC