Sedangkan sisanya merupakan soal yang dibuat oleh kelompok kerja guru (KKG), khususnya oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kendidikan (GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Sumarna Surapranata mengatakan, sebelum menyusun soal USBN, guru MGMP mendapat pelatihan. Ada kira-kira 6.000 guru yang dilatih,” kata Pranta di kantornya, Jakarta, Kamis (2/2). Sebab mereka telah terbiasa menyusun soal dan dibantu oleh soal jangkar. Pasalnya meski ada USBN, masih ada mata pelajaran yang tidak di USBN-kan, semisalnya Pendidikan olahraga maka guru- guru mata pelajaran yang tidak UN dan di USBN dapat menyusun soal untuk US.
Source: Jawa Pos March 03, 2017 02:44 UTC