Mudik sebaiknya dihindari jika tak ada keperluan penting dan mendesakREPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Epidemiolog dari Griffith University di Australia Dicky Budiman mengingatkan masyarakat untuk mempertimbangkan lagi niatan mudik. Menurutnya, kalau tak begitu penting dan tak ada keperluan mendesak maka mudik sebaiknya dihindari. Dicky menyampaikan mudik tetap berisiko menularkan atau tertular Covid-19 walau menerapkan protokol kesehatan. Rangkaian persyaratan diberlakukan bagi para pelaku perjalanan yang akan melakukan perjalanan maupun mudik pada periode 22 April hingga 5 Mei 2021. Persyaratan bagi pelaku perjalanan menggunakan kendaraan pribadi meliputi pemenuhan sejumlah berkas atau dokumen hingga karantina.
Source: Republika May 02, 2021 06:22 UTC