Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, Indonesia telah memiliki terobosan dalam skema pembiayaan investasi dengan kehadiran Indonesia Investment Authority (INA). "Terkadang semua ketakutan utang, kalau utang produktif itu baik, tetapi tidak boleh jor-joran utang. Erick mencontohkan, pembiayaan jalan tol kini tidak lagi berdasarkan utang, melainkan investasi sebagai upaya pemerintah dalam menekan tingkat utang. Erick mengapresiasi transaksi investasi INA untuk Jalan Tol Sumatra dan Jawa sebesar Rp 39 triliun kepada dua BUMN, yakni Hutama Karya dan Waskita Karya. Menurut Destiawan, investasi INA akan mendukung komitmen perseroan untuk menyelesaikan pembangunan ruas-ruas tol, terutama proyek strategis nasional yang ditetapkan pemerintah.
Source: Republika April 18, 2022 00:47 UTC