REPUBLIKA.CO.ID, DAMASKUS -- Evakuasi medis telah dimulai di sebuah daerah pinggiran pemberontak di ibu kota Suriah, Damaskus. Seperti dilansir BBC, Rabu (27/12), Komite Internasional Palang Merah mengatakan pasien kritis telah dipindahkan dari daerah Ghouta Timur ke ibu kota. Menurut PBB, hampir 12 persen anak-anak di Ghouta Timur yang memiliki populasi 400 ribu menderita kekurangan gizi akut. Badan amal ini beroperasi di Ghouta Timur. Pemerintah Suriah belum berkomentar secara terbuka mengenai perkembangan terakhir di Ghouta Timur.
Source: Republika December 27, 2017 07:52 UTC