REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Raksasa migas Amerika Serikat, ExxonMobil, mengalami degredasi pasar selama dua pekan terakhir. Analis Energi Robert Rapier menyebutkan posisi Exxon bahkan lebih buruk dari Chevron dan NextEra Energy. ExxonMobil juga mengalami kesalahan langkah yang mahal di Rusia dan di pasir minyak Kanada," ujar Rapier dalam ulasannya di Forbes, Ahad (11/10). Pada perdagangan pekan ini, nilai saham ExxonMobil turun dan perusahaan harus kehilangan kapitalisasi pasar sebesar 225 miliar dolar AS. Dengan ukuran itu, ExxonMobil dengan 229 miliar dolar AS masih nyaman di atas Chevron (140 miliar dolar AS) dan NextEra (193 miliar dolar AS)," ujar Rapier.
Source: Republika October 11, 2020 00:33 UTC