Acara yang dihelat 24 sampai 26 Februari 2017 di Surakarta ini sebagai evaluasi kerja FSLDK demi terciptanya pembangunan Indonesia. Hanafi menyampaikan pada pada kesempatan itu juga FSLDK mendeklarasikan "Gerakan Nasional Peduli Negeri" yang akan fokus pada pencegahan narkoba dan miras serta membangun jiwa nasionalisme pada mahasiswa. Gerakan ini bekerja sama dengan DPR RI Komisi I, Ganas Annar (Gerakan Nasional Anti Narkoba) MUI, Genam (Gerakan Anti Miras), dan DPD RI. Menurut Hanafi, salah satu poin penting dari simpul pergerakan ini adalah adanya advokasi kurikulum anti narkoba, anti miras, dan wawasan kebangsaan pada saat orientasi mahasiwa baru. Sebab, kata Hanafi seperti yang disampaikan Fahira Idris selaku ketua Gerakan Nasional Anti Miras, miras adalah induk dari degradasi moral generasi muda Indonesia.
Source: Republika February 27, 2017 02:48 UTC