TEMPO.CO, Jakarta - Facebook menghapus ratusan akun dari Rusia yang diduga secara terkoordinasi melakukan aktivitas tidak wajar di platform jejaring sosial tersebut, termasuk beberapa akun yang berhubungan dengan kantor berita Sputnik milik pemerintah Rusia. Baca: Facebook Dituding Menambang Data dari 10 Years ChallengeBaca: Facebook Kenalkan Fitur Iklan Click-to-WhatsAppBaca: Strategi Apple Rekrut Mantan Karyawan Facebook, Ini TugasnyaKepala Kebijakan Keamanan Siber Facebook, Nathaniel Gleicher, dalam unggahan di blog resmi menyatakan mereka mendapatkan dua operasi berbeda yang berasal dari Rusia. Facebook menghapus 364 laman dan akun yang beroperasi di negara-negara Baltik, Asia Tengah, Kaukasia dan beberapa bagian di Eropa, termasuk beberapa laman yang terhubung ke karyawan Sputnik, dikutip dari Reuters. Facebook, juga jejaring sosial lainnya, digunakan pihak asing untuk mempengaruhi pemilihan umum di Amerika Serikat pada 2016 lalu. Tapi Facebook dan Twitter menghapus jutaan cuitan dan akun yang dapat mempengaruhi pemilu sela AS November lalu.
Source: Koran Tempo January 19, 2019 06:45 UTC