Itu tidak lain karena Fadli merasa dirinya tidak pernah melakukan pelanggaran etika. "Kita tidak melakukan pelanggaran konstitusi, etika, dan Undang-Undang. Justru, menurut politikus Gerindra tersebut, dirinya bisa disebut melanggar etika jika tidak memenuhi undangan yang diberikan kepadanya. Justru yang melanggar etika itu, kita diundang kita enggak dateng. Itu melanggar etika," terang Fadli.
Source: Republika November 12, 2016 06:29 UTC