JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI Fahri Hamzah menilai sekelompok orang yang menghakimi dan membakar seorang pria berinisial MA, di Kabupaten Bekasi, Selasa (1/8/2017) sakit jiwa. Kemungkinan datang dari dua kemungkinan, pertama, ada orang sakit jiwa," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/8/2017). Di samping itu, lanjut Fahri, kemungkinan kedua adalah adanya kehidupan sosial yang semakin buruk karena munculnya sejumlah persoalan, misalnya persoalan ekonomi yang berlarut. Enggak boleh di Indonesia ada orang gampang membunuh," ucap Fahri. Ada yang menyiram tubuh korban dengan bensin, ada yang menyulutkan api, dan ada yang memukul dengan benda tumpul.
Source: Kompas August 08, 2017 11:15 UTC