TEMPO.CO, Jakarta - Ekonom senior Faisal Basri meminta semua pihak untuk tidak lagi menggunakan istilah gas dan rem dalam penanganan pandemi Covid-19. "Mohon dengan sangat jangan lagi pakai istilah gas dan rem. Istilah gas dan rem kerap digunakan pemerintah, salah satunya Presiden Joko Widodo atau Jokowi, saat meminta kepada kepala daerah agar penanganan kesehatan dan ekonomi di Tanah Air harus dalam komposisi yang seimbang. "Gas dan rem itu cerminan ugal-ugalan dan miskin perencanaan." Baru-baru ini, istilah gas dan rem dibunyikan kembali oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kala mengomentari rencana pemerintah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Jawa-Bali.
Source: Koran Tempo January 06, 2021 22:18 UTC