ATAMBUA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Marius Ardu Jelamu mengatakan, penampilan artis penyanyi dalam Festival Cross Border Atambua 2018, akan mempromosikan wilayah perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste. Apalagi lanjut Marius, penampilan para artis dari kedua negara itu diliput oleh media lokal nasional dan intenasional. Menurutnya, tak hanya antara Timor Leste dan Indonesia, tetapi pihaknya ingin memberi pesan kepada dunia internasional bahwa Indonesia selalu menjaga perdamaian di antara bangsa-bangsa. "Harapan lainnya yakni warga Timor Leste, bisa keluar masuk ke Timor Barat atau Indonesia, setiap saat dan kita selalu terbuka bagi para wisatawan dari seluruh penjuru dunia tidak hanya dari Timor Leste tapi dari negara lainnya,"ucapnya. Untuk diketahui, Festival Cross Border Atambua 2018 sendiri berlangsung dua hari yakni 27-28 Juli 2018.
Source: Kompas July 31, 2018 00:00 UTC