REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, menilai pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai daur ulang film 'Penumpasan Pengkhianatan G30S PKI' bertujuan meluruskan sejarah bangsa. Dia hanya menegaskan bahwa jika Presiden ingin daur ulang film itu lebih segar, semestinya tidak menonjolkan kelompok tertentu. "Pengertian daur ulang yang fresh adalah sejarah yang lurus, benar, tanpa manipulasi dan sejarah yang tanpa menonjolkan seseorang, kelompok, dan sebagainya," tambahnya. Dengan film yang lebih "kekinian", maka film PKI yang ditayangkan bisa lebih mudah dipahami anak generasi kini. Film 'Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI' merupakan film drama-dokumenter yang diproduksi pada 1984 atau masa Orde Baru.
Source: Republika September 20, 2017 13:30 UTC