REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Kebutuhan tenaga fisioterapis di Indonesia masih belum memenuhi kebutuhan ideal dibanding jumlah penduduk. Selama ini para fisioterapis yang praktek mandiri di Indonesia merupakan lulusan D3 dan D4 belum ada yang lulusan profesi fisioterapi. Unisa Yogyakarta telah mewisuda 107 Ners dan 115 Profesi Fisioterapi di Auditorium Gedung B. Fisioterapi yang diwisuda kali ini adalah profesi pertama yang diluluskan Unisa dan profesi pertama di Indonesia. Warsiti mengatakan kebutuhan rumah sakit untuk fisioterapi lulusan profesi hingga tahun 2020 adalah 2.500 fisioterapis. Padahal sesuai dengan aturan, kata dia, mulai 2020, fisioterapis yang buka praktek mandiri harus lulusan profesi fisioterapi.
Source: Republika October 29, 2017 09:22 UTC