REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON – Serangan Israel ke ladang gas Pars di wilayah Iran serta balasan Iran ke seantero negara Teluk memicu keretakan AS dan Israel. Sementara pihak AS untuk pertama kalinya menyatakan tujuan Amerika dan Israel dalam perang terhadap Iran tidaklah sama. Direktur Intelijen Nasional AS Tulsi Gabbard pada Kamis, mengatakan Israel berfokus pada melumpuhkan kepemimpinan Iran sedangkan Trump berfokus pada menghancurkan program rudal balistik dan angkatan laut Iran. Seorang warga Iran memegang poster pemimpin tertinggi baru Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei di Teheran, Iran, 11 Maret 2026. - (EPA/ABEDIN TAHERKENAREH)Ketika ternyata pembunuhan demi pembunuhan petinggi Iran gagal memicu gejolak, Trump mulai mengubah narasinya.
Source: Republika March 19, 2026 23:02 UTC