Jawapos.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta elite politik tidak terjangkit paranoia maupun kekhawatiran berlebihan dalam menanggapi pemberitaan utang. “Mari kita mendudukkan masalah utang dalam konteks seluruh kebijakan ekonomi dan keuangan negara karena utang adalah salah satu instrumen kebijakan dalam pengelolaan keuangan negara dan perekonomian,” ujarnya. Dikatakan bahwa dalam konteks keuangan negara dan neraca keuangan Pemerintah banyak komponen lain selain utang yang harus juga diperhatikan. Misalnya sisi aset yang merupakan akumulasi hasil dari hasil belanja Pemerintah pada masa-masa sebelumnya,” ungkapnya. Diungkapkan bahwa nilai aset tahun 2016 (audit BPK) mencapai Rp 5.456,88 triliun.
Source: Jawa Pos March 23, 2018 23:15 UTC