Pemakaman uskup gereja di Serbia abaikan protokol kesehatan ciptakan klaster CovidREPUBLIKA.CO.ID, BELGRADE -- Gereja Ortodoks Serbia telah membayar mahal akibat mengabaikan pembatasan di tengah pandemi Covid-19 pascameninggalnya tokoh terkemuka Amfilohije Radovic. Ribuan orang menghadiri pemakaman seorang uskup Gereja Ortodoks tersebut yang meninggal karena virus corona pada 30 Oktober lalu. Pemimpin gereja lainnya, Patriark Irinej, terjangkit virus di pemakaman tersebut dan dirawat di rumah sakit beberapa hari kemudian. Segera setelah itu, Uskup David yang memimpin pemakaman juga dinyatakan positif Covid-19 dan dirawat di rumah sakit. Pemimpin senior gereja lainnya, Uskup Artemije, Uskup Milutin, dan Imam Agung Josifov juga meninggal karena virus tersebut.
Source: Republika November 30, 2020 00:45 UTC