OSLO, KOMPAS.com - Gereja Lutheran di Norwegia menyepakati sebuah tata ibadah (liturgi) baru yang dapat digunakan para pendeta melakukan pemberkatan nikah untuk pasangan sejenis. Gereja Lutheran adalah gereja yang berasaskan ajaran Martin Luther, tokoh reformasi gereja pada abad ke-16 yang mengkritik ajaran dan praktik gereja pada waktu itu. "Saya berharap seluruh gereja di dunia daoat terinspirasi dengan liturgi baru ini," kata Gard Sandaker-Nilsen, pemimpin Gereja Terbuka di Norwegia. Gereja Terbuka merupakan gerakan di dalam tubuh Gereja Lutheran yang gencar mengampanyekan perubahan tata ibadah tersebut. Norwegia pun telah menjadi negara kedua di dunia, setelah Denmark, yang memungkinkan pendaftaran pasangan sejenis sejak di tahun 1993.
Source: Kompas February 01, 2017 03:42 UTC