Di tangan Suku Banjar, kudapan berkuah santan itu sejatinya dinamakan gogodoh benyalam alias pisang yang larut dalam campuran air. Juru racik gogodoh benyalam, Siti Asiyah, mengatakan kudapan ini nyaris terpinggirkan di tengah aneka macam jajanan tradisional Banjar. Itu sebabnya, Siti menampilkan kudapan gogodoh benyalam di ajang ‘Memasak Gogodoh Bersama’ dalam rangkaian Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) 2017. Pemakaian gula merah adalah satu bahan yang sangat membedakan kudapan kolak dan gogodoh benyalam. Sekarang banyak gogodoh goreng yang dipadu cokelat dan keju, ada juga gogodoh benyalam.
Source: Koran Tempo March 18, 2017 20:48 UTC