REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Haji (TGH) Muhammad Zainul Majdi meminta aparat kepolisian menyelidiki motivasi dan latar belakang di balik penyebaran ajaran sesat yang dilakukan perempuan berinisial SA di Mataram. Ia mengapresiasi tindakan pro aktif kepolisian daerah (Polda) NTB yang melakukan mediasi dengan Majelis Ulama Islam (MUI) NTB bersama yang bersangkutan pada Senin (30/1) kemarin. Pria yang juga dikenal dengan Tuan Guru Bayang (TGB) ini menilai, kondusivitas menjadi prioritas utama. MUI NTB menyatakan, ajaran yang disebarkan perempuan asal Jawa Timur itu sesat dan di luar dari Islam. Ketua MUI NTB Syaiful Muslim telah melaporkan kasus penodaan agama ini kepada Polda NTB pada Senin (30/1) kemarin.
Source: Republika January 31, 2017 04:48 UTC