REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Gunung Anak Krakatau (GAK) yang berada di perairan Selat Sunda saat ini masih terjadi gempa tremor. Namun gempa tremor masih terjadi,” kata Andi Suardi, kepala Pos Pemantau GAK di Desa Hargo Pancuran, Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, kepada Republika.co.id, Kamis (2/1). Aktivitas letusan mencapai 18 kali, dengan amplitudo: 41-55 mm, dan durasi: 36-3770 detik. Sedangkan kegempaan Tremor Harmonik sebanyak 1 kali dengan amplitudo: 27 mm, dan durasi: 62 detik disertai Tremor Menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 3-55 mm (dominan 25 mm). Belum ada penurunan status sejak GAK mengalami keruntuhan dan menimbulkan gelombang tsunami di Selat Sunda pada 22 Desember 2018.
Source: Republika January 02, 2020 09:45 UTC