PARIS – Para guru dan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Maurice Utrillo di Stains, Seine-Saint-Denis, Prancis, menyerukan pemogokan yang dimulai pada Rabu (6/9/2023). Siswa harus disambut di SMA Maurice Utrillo dan kita tidak perlu mengawasi pakaian. Kami menolak menstigmatisasi siswa yang mengenakan abaya atau qamis," ujar pernyataan kelompok protes di SMA Maurice Utrillo, dilaporkan Aljazirah, Kamis (7/9/2023). Sebelumnya Pemerintah Prancis melarang siswa memakai pakaian abaya ke sekolah, karena melanggar peraturan Prancis tentang sekularisme dalam pendidikan. Siswa juga dilarang mengenakan kippa Yahudi dan pada 2004, Prancis melarang jilbab di sekolah.
Source: Republika September 08, 2023 04:32 UTC