Menurutnya, dengan jumlah yang lebih itulah Koordinator Nasional Nusantara Mengaji itu mengajak kaum santri untuk menunjukan dan membuktikan kepeloporan dan kepemimpinannya. Dalam kondisi yang serba sulit, dampak dari pandemi Covid-19, menurut alumni PMII itu kaum santri harus bangkit. Gus Jazil juga mengimbau, agar kaum santri tidak berpangku tangan tetapi terjun ke lapangan dan mengambil peran kepeloporan di segala bidang. Bukti besarnya peran santri dalam sejarah perjuangan bangsa, pemerintah menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri. Pada masa era reformasi perjuangan santri ditandai dengan terpilihnya tokoh dari pesantren, Gus Dur, menjadi Presiden.
Source: Jawa Pos June 30, 2020 15:45 UTC