Pemilik Pondok Pesantren Ora Aji, Gus Miftah, saat ditemui di kantor PBNU, Senen, Jakarta Pusat, Senin, 17 September 2018. Gus Miftah, kiai yang menjadi panutan warga di pantai itu angkat bicara. Baca juga: Cerita Gus Miftah, Pengunjung Kelab Malam Menangis Dengar Ceramah“Kebetulan daerah itu wilayah binaan saya, besok saya adakan pengajian di sana,” kata pemilik nama asli Miftah Maulana Habiburrohman, Sabtu malam, 13 Oktober 2018. Pengasuh Pesantren Ora Aji, Tundan, Purwomartani, Kalasan, Sleman ini menilai, mereka yang membubarkan acara sedekah laut itu gagal paham. “Islam itu penyayang, kalau bagi saya, mereka butuh kita untuk memahamkan,” kata Gus Miftah.
Source: Koran Tempo October 14, 2018 04:18 UTC