HRW: Laporan Militer Myanmar atas Rohingya Absurd[NEW YORK] Organisasi hak asasi manusia (HAM) yang berbasis di Amerika Serikat (AS), Human Rights Watch (HRW) menyatakan laporan yang menyebut tidak ada korban tewas dari warga sipil Rohingya selama tindakan keras berbulan-bulan adalah absurd atau tidak masuk akal. Militer Rohingya menyatakan 376 teroris tewas dalam pertempuran setelah serangan Agustus lalu. PBB menyebut warga Muslim Rohingya di Myanmar sebagai minoritas paling teraniaya di dunia. Bantahan dan kecaman atas laporan militer Myanmar terjadi menjelang kedatangan Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson, Rabu (15/11). Tuntutan mulai berkembang di AS agar Washington memberlakukan sanksi ekonomi dan perjalanan kepada militer dan entititas terkait krisis Rohingya.
Source: Suara Pembaruan November 16, 2017 01:07 UTC