Andreas Harsono juga mendorong SMAN 2 Depok memberikan pernyataan resmi mengenai peristiwa yang sebenarnya terjadi. Tanggapan PGIPersekutuan Gereja Indonesia (PGI) menyesalkan dugaan perlakuan diskriminatif terhadap siswa-siswi beragama Kristen di SMA Negeri 2 Depok. Ketua Umum PGI Gomar Gultom menilai, dugaan perlakuan diskriminatif tersebut sangat bertentangan dengan semangat Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Dugaan perlakuan diskriminatif seperti itu menurutnya makin menambah daftar panjang dari perlakuan negara yang sangat diskriminatif terhadap siswa-sisi non-muslim di Indonesia. Kepala SMAN 2 Depok Wawan Ridwan menyebut hal tersebut merupakan disinformasi yang dilakukan Pembina Kerohanian Kristen, Mayesti Sitorus.
Source: Koran Tempo October 07, 2022 15:42 UTC