REPUBLIKA.CO.ID, GAZA -- Juru bicara Hamas, Fawzi Barhoum, mengatakan pemerintahan baru Israel tidak akan membawa perubahan. "Pemerintahan baru tidak akan mengubah sifat hubungan kita dengannya sebagai entitas permukiman pendudukan yang harus dilawan dan hak-hak kita diambil darinya dengan segala cara dan bentuk perlawanan, termasuk perlawanan bersenjata," ujar Barhoum dilansir Jerusalem Post, Senin (14/6). Otoritas Palestina (PA) mengatakan, pemerintahan baru Israel tidak akan membawa banyak perubahan. Kementerian Luar Negeri PA mengatakan bahwa Palestina tidak mengharapkan perubahan dalam kebijakan Israel. Namun, pada posisi mereka terhadap Palestina, terutama pembentukan negara Palestina, permukiman, dan pencaplokan sebagian Tepi Barat, serta solusi dua negara.
Source: Republika June 14, 2021 10:41 UTC