Kematian dokter dianggap bentuk kegagalan pemerintah Bangladesh hadapi pandemiREPUBLIKA.CO.ID, DHAKA -- Sebanyak 92 dokter di Bangladesh meninggal karena terinfeksi virus corona jenis baru atau Covid-19. Terpaparnya tenaga medis oleh virus corona dinilai sebagai bentuk kegagalan pemerintah dalam menangani pandemi, sejak kasus pertama muncul pada 8 Maret. Asosiasi Medis Bangladesh (BMA) mengatakan, berdasarkan data pada 30 Juli terdapat 2.458 dokter yang terinfeksi virus corona. Mahbubur Rahman, seorang dokter pemerintah telah dua kali terinfeksi virus corona. Rahman kembali dinyatakan positif terinfeksi virus corona dan sejak 10 Juli memilih untuk melakukan karantina mandiri serta perawatan di rumah.
Source: Republika August 03, 2020 05:26 UTC