REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Harga emas melonjak tajam sepanjang 2025 dengan imbal hasil tahunan mencapai 67 persen, ditopang meningkatnya risiko geopolitik global, pelemahan dolar AS, serta lonjakan aktivitas lindung nilai investor. “Lonjakan harga pada Desember sebesar 4,2 persen menjadi pendorong utama penguatan emas sepanjang tahun,” tulis laporan tersebut dikutip Senin (12/1/2026). Kenaikan tersebut membawa imbal hasil emas sepanjang 2025 menjadi 67 persen dan menandai kinerja tahunan yang luar biasa. Dari sisi pendorong jangka pendek, laporan itu mencatat, pada Desember aktivitas opsi menjadi kontributor utama kinerja bulanan emas. Secara tahunan, laporan World Gold Council menyebutkan, variabel eksplisit dalam model mereka menjelaskan sekitar 60 persen dari imbal hasil emas sepanjang 2025.
Source: Republika January 12, 2026 14:12 UTC