TEMPO/Tony HartawanTEMPO.CO, Jakarta - Harga minyak dunia pulih dari posisi terendah dua bulan pada Rabu (20 Juli 2016) karena pasar bereaksi terhadap penurunan persediaan minyak mentah di Amerika Serikat. Sebelum laporan persediaan Amerika Serikat, harga minyak jatuh karena penguatan baru dolar membuat komoditas lebih mahal bagi pembeli yang memegang mata uang lemah. Kamis, 21 Juli 2016 | 23:00 WIBIndeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat ditutup naik tipis sebesar 0,02 poin menyusul harga minyak mentah dunia yang terkoreksi. Pertumbuhan secara keseluruhan yang lebih lambat kemungkinan akan mengurangi ekspansi permintaan minyak mentah, demikian seperti dilansir kantor berita AFP. Departemen Energi Amerika Serikat melaporkan bahwa stok minyak mentah turun 2,3 juta barel pekan lalu, mengimbangi kenaikan mengejutkan dalam persediaan bensin selama musim puncak permintaan untuk bahan bakar kendaraan bermotor warga Amerika.
Source: Koran Tempo July 21, 2016 15:56 UTC